Bab II: Penyakit-Penyakit Hati
1. Riya’ (الرياء)
Beramal untuk dilihat manusia, bukan untuk dilihat Allah.
2. ‘Ujub (العجب)
Merasa diri lebih baik karena amalnya, hingga lupa karunia Allah.
3. Takabbur (التكبر)
Penyakit hati yang menghalangi masuknya nasihat.
4. Hasad (الحسد)
Menggerogoti amal sebagaimana api memakan kayu.
5. Ghibah (الغيبة)
Dosa lisan yang merusak kebersihan hati.
6. Namimah (النميمة)
Benih permusuhan yang ditanam oleh lidah.
7. Hubbud Dunya (حب الدنيا)
Hati berat melangkah menuju akhirat.
8. Thama’ (الطمع)
Selalu merasa kurang meski telah banyak.
9. Bakhil (البخل)
Menahan nikmat yang seharusnya mengalir.
10. Ghadhab (الغضب)
Menutup akal dan membuka pintu dosa.
11. Ghurur (الغرور)
Merasa aman dari dosa dan azab.
12. Lalai (الغفلة)
Hidup berjalan, tapi jiwa tertinggal.
13. Panjang Angan (طول الأمل)
Menunda taubat karena merasa waktu masih panjang.
14. Su’uzh-Zhann (سوء الظن)
Mengotori pandangan batin terhadap sesama.
15. Cinta Pujian (حب المدح)
Amal menjadi rapuh karena haus sanjungan.
16. Takut Dicela (خوف الذم)
Menggadaikan prinsip demi penilaian manusia.
17. Keras Hati (قسوة القلب)
Tidak tersentuh nasihat dan ayat.
18. Meremehkan Dosa (استهانة بالذنب)
Awal kehancuran spiritual.
19. Dengki terhadap Kebenaran
Menolak kebenaran karena bukan dari dirinya.
20. Cinta Kedudukan (حب الجاه)
Penyakit halus yang merusak niat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar